Beranda Kotawaringin Timur Plt Kadisdik Buka Kegiatan Pelatihan Guru Master Revitalisasi Bahasa Daerah

Plt Kadisdik Buka Kegiatan Pelatihan Guru Master Revitalisasi Bahasa Daerah

0
BERBAGI
Kadisdik Kotim, Irfansyah, saat melakukan sesi foto bersama jajaran Balai Bahasa Provinsi Kalteng, dan jajaran Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kotim, serta para peserta guru-guru, Senin (5/6/2023)

JEJAKKALTENG.COM, Sampit – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Irfansyah, mewakili Bupati pada acara kegiatan Pelatihan Guru Master Atau Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah Untuk Tunas Bahasa Ibu Bahasa Dayak Sampit, di Aula Anggrek Tewu Lantai II Kantor Bupati, Senin (5/6/2023).

Pada sambutan, Irfansyah mengatakan, adanya kegiatan pelatihan guru master atau guru utama revitalisasi bahasa daerah untuk tunas bahasa ibu Bahasa Dayak Sampit di Kabupaten Kotim, yakni, sebagai upaya implementasi model pelindungan bahasa daerah yang merupakan bagian dari program merdeka belajar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Lanjutnya, begitu juga Disdik Kabupaten Kotim yang menjadi ujung tombak dalam upaya pengembangan dan pembinaan serta revitalisasi bahasa daerah Dayak Sampit, kepada generasi penerus yaitu melalui program belajar mengajar bermuatan lokal yang diberikan di sekolah-sekolah seluruh Kabupaten Kotim.

Dirinya juga menjelaskan, salah satu program merdeka belajar adalah revitalisasi bahasa daerah (Episode yag ke 17). Program ini tentu sangat baik, dan Disdik Kabupaten Kotim sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana peserta yang ikut ini juga adalah sebagian besar guru-guru, ada juga pengawas dari Disdik Kabupaten Kotim.

“Seperti yang kita ketahui bahwa paling tidak ada 9 bahasa daerah (lokal) yang dominan di Kalimantan Tengah yaitu Bahasa Melayu, Bahasa Banjar, Bahasa Ngaju, Bahasa Maanyan, Bahasa Ot Danum, Bahasa Katingan, Bahasa Bakumpai, Bahasa Tamuan, dan Bahasa Sampit,” ungkap Irfansyah.

Lebih lanjut, ia menyebut, hasil dari pelaksanakan kegiatan ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk festival bahasa ibu, yang akan dilaksanakan untuk memberikan dorongan dan motivasi kepada para siswa semakin semangat menguasai bahasa dan sastra daerahnya, dan mampu menunjukkan kemampuan dan penguasaannya itu dalam ajang perlombaan yang pada akhirnya akan menghasilkan siswa-siswa berprestasi dalam mempraktekan penggunaan bahasa daerah dalam berbagai bentuk kreatifitas yang sejalan dengan itu.

“Untuk mendukung kegiatan ini, saya mewakili Pemkab, tentunya akan memberikan perhatian dan dukungan penuh dalam berbagaai upaya yang diperlukan untuk membina, mengembangkan serta merevitalisasi bahasa dan sastra daerah bahasa dayak sampit ini. Semoga segala jerih payah yang kita lakukan bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan bermanfaat bagi kelestarian bahasa dan sastra bahasa dayak sampit,” pungkasnya.(AP-JK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here