JEJAKKALTENG.COM, Sampit – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H Rudianur, mendorong pemerintah terus menggali dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), namun jangan sampai membebani masyarakat.
“Yang terpenting jangan sampai masyarakat merasa terbebani. Sehingga kreativitas dan inovasi harus dibangun oleh seluruh SOPD, demi peningkatan PAD,” ujar Rudianur.
Lanjutnya, hal tersebut sangatlah perlu diperhatikan pemerintah. Karena saat ini, kondisi perekonomian Kotim baru saja membaaik, pasca pandemi Covid-19 yang sangat mengganggu segala tatanan daerah ini.
Karena pandemi COVID-19 tidak hanya merenggut banyak korban jiwa, tetapi juga mengganggu bidang-bidang lain seperti pendidikan, ekonomi dan lainnya.
Banyak perusahaan yang gulung tikar hingga membuat pekerjanya kehilangan pekerjaan. Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga tidak luput dari imbas pandemi tersebut.
“Saat ini kasus COVID-19 sudah tidak ada, sehingga aktivitas masyarakat berangsur normal kembali. Begitu juga ekonomi kembali menggeliat. Dan itulah yang harus diperhatikan, karena dukungan pemerintah perlu dilakukan agar ekonomi cepat pulih,” kata Rudianur.
Disampaikannya, pemerintah daerah harus melakukan langkah cepat dan strategis dalam rangka recovery pasca bencana untuk masyarakat cepat pulih di berbagai bidang.
Saat ini juga diperlukan kebijakan-kebijakan yang bisa memberi kemudahan bagi masyarakat untuk kembali bangkit menjalankan usaha mereka. Kebijakan bupati membebaskan pajak selama enam bulan pertama bagi masyarakat yang baru merintis usaha, dinilai akan sangat membantu.
Meski begitu, pemerintah daerah diharapkan tetap berusaha maksimal mencapai terget-target pembangunan yang telah ditetapkan. Masih banyak harapan masyarakat yang harus diwujudkan sehingga memerlukan sumber dana yang memadai.
Dia berharap kekurangan yang terjadi selama 2021, dan 2022 lalu menjadi bahan evaluasi agar bisa diperbaiki pada 2023 ini. DPRD mendorong seluruh satuan organisasi perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja dalam mendukung pencapaian target pembangunan.(JK)