
JEJAKKALTENG.COM, Puruk Cahu – Tim Penggerak – Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupate Murung Raya (Mura), berhasil memproduksi sendiri, kain batik khas Murung Raya (Mura).
Atas capaian luar biasa tersebut, Bupati Mura, Perdie M Yoseph, memberikan apresiasi dan dukungan agar produksi lokal batik TP-PKK yang dinahkodai oleh Ny Lynda Kristiane Perdie tersebut, bisa terus berkembang ke depannya.
“Kami sedang menggodok prodak lokal kita khas batik nanti pegawai negeri maupun masyarakat sosial boleh memanfaatkan supaya ada ciri khas lokal kita, ini bagian dari budaya juga bagian dari pengembangan pembinaan kita bidang sosial kemasyarakatan supaya Murung Raya ini punya ciri khas khusus untuk pakain batik dan itu tentunya kita bangga menggunakan hasil karya kita sendiri lokal murung Raya,” ungkap Perdie, dalam sambutannya, usai melakukan pengukuhan bunda literasi Murung Raya yakni Ny. Lynda Kristiane Perdie di gedung Dewan Adat Dayak Puruk Cahu, Kamis (15/6/2023).
Bahkan, berkenaan dengan hari jadi Kabupaten Murung Raya pada 1 Agustus 2023 mendatang, Perdie berharap promosi produk lokal menggunakan produk dalam negeri atau dalam daerah untuk memberikan kemajuan pada masyarakat Murung Raya.
“Saya minta pada ulang tahun Kabupaten Murung Raya ke 21 tahun pada tanggal 1 Agustus 2023 seluruh dinas badan itu baik tenaga kontrak maupun PNS nya wajib punya baju seperti ini, tapi jangan sama, motifnya dan warna bisa berbeda, harga terjangkau,” imbuh Perdei.
Ia juga mengatakan tidak hanya sebatas para pegawai saja yang menggunakan batik khas Murung Raya ini tetapi masyarakat, organisasi masyarakat sosial lainnya juga boleh menggunakan dan memesan khas batik Murung Raya.
Ditempat yang sama, Ketua TP- PKK Murung Raya Lynda Kristiane Perdie di hari pengukuhan dirinya sebagai bunda literasi Murung Raya itu, dalam sambutnnya mengatakan pada tanggal 8 Juni 2023 akan memberikan pelatihan kepada 100 orang dalam membuat batik.(JK)