
JEJAKKALTENG.COM, Sampit – Sejumlah jalan dan gang di daerah permukiman padat penduduk di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), acap menyulitkan keluar masuknya mobil pemadam kebakaran, ketika sedang terjadi kebakaran rumah warga.
Hal tersebut mendapat perhatian dari Bupati Kotim, H Halikinnor, dan akan menjadi bahan evaluasi untuk menata tata ruang, dan akan di lakukan secara bertahap di dalam Kota sampit.
“Nanti akan kita atur masalah tata ruangnya untuk mengatur gang minimal yang bisa dimasuki oleh mobil pemadam kebakaran, karena saat ini masih banyak gang yang sempit dan menyulitkan mobil pemadam ke lokasi kebakaran,” ungkap Halikinnor, Jumat (14/4/2023).
Disebutkan Halikinnor, akibat banyak gang yang sempit, acap kali membuat mobil damkar kesulitan untuk masuk dan melakukan pemadaman, sehingga api dengan mudah membesar dan menjalan ke bangunan lainnya. Hal itu menjadi perhatian dari pemerintah, agar ke depan masalah penataan jalan dan gang, bisa lebih optimal lagi.
“Mobil pemadan sering kesulitan ke lokasi, hingga mobil yang dikerahkan tidak maksimal dan menghambat proses pemadaman api,” pungkas Bupati.(JK)